Miris, Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) Resahkan Masyarakat Pulau Komang

KUANSING – Tak pernah jerah-jerahnya Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) di Kuansing ini, berkali-kali Aparat Penegak Hukum memusnahkan berkali-kali pula Rakit itu beroperasi, sepetinya Pelaku Penambang emas Tanpa Izin (PETI) tidak pernah jerah dan tidak takut kepada Aparat Penegak Hukum. 

“Miris, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di Pulau Komang ini di dekat rumah warga, ini sangat meresahkan kami selaku warga pulau Komang, Ucap salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya, Senin 06 Desember 2022, Via WhatsApp. 

Dari sisi regulasi jelas pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pada pasal 158 UU tersebut, disebutkan bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000. 

“Iya, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) itu tepatnya di Desa pulau komang lokasinya dibawah lapangan bola pulau komang sentajo, ini sangat-sangat meresahkan masyarakat, masak iya PETI beroperasi di tengah Kampung seperti itu, Ucap salah seorang warga yang ingin di lindungi identitasnya. 

Seharusnya aparat penegak hukum lebih jelih  dalan Pemberantasan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin ini, jelas secara UU di larang, dan secara sosial kemasyarakatan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) meresahkan masyarakat Tempatan. 

“Masalahkan Lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin itu di Tanah perumahan, tentu sangat meresahkan, suaranya yang bising. Ini sangat mengganggu masyarakat, kami sangat berharap Kepad aparat penegak Hukum segera musnahkan dan tangkap Pemodal Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi Di Pemukiman itu, Ucap Masyarakat tersebut.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *