Perkembangan Pondok Pesantren di Riau Cukup Pesat, Gubri Berharap Santri Tak Hanya Mahir Baca Kitab

PEKANBARU, – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengungkapkan, perkembangan pondok pesantren di Riau cukup pesat. Ini dibuktikan dengan jumlah pondok pesantren ‎di Riau yang terus bertambah. 

Gubri menjelaskan, pada tahun 2019 lalu jumlah pondok pesantren sebanyak 276 ‎lokasi. Namun saat ini jumlahnya sudah bertambah sebanyak 412 ponpes di Riau.

"Itu yang sudah dapat izin, yang belum dalam proses pengurusan izin itu banyak, jadi kemajuan pondok pesantren di Riau cukup pesat," kata Gubri Syamsuar saat menghadiri Dzikir Bersama dan Sarasehan Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional di Kota Dumai, Senin (24/10/2022) malam.

Gubri mengungkapkan, dengan semakin banyaknya pondok pesantren yang berdiri di Riau hal tersebut menandakan tingginya animo orangtua untuk memasukkan anaknya ke pondok.

Sehingga Gubri berharap dengan pesatnya perkembangan ponpes di Riau bisa diiringi dengan kualitas pendidikan yang baik. Sehingga ‎apa yang diharapkan orang tua memasukkan anaknya ke pondok pesantren bisa terwujud.

"Banyaknya minat orang tua masukkan anaknya pondok, juga harus diiringi dengan kualitas, karena setelah tamat nanti mereka akan dihadapkan dengan banyak tantangan, kalau tidak siap, kita khawatir apa yang diinginkan pondok pesantren dan orangtua tidak tercapai," katanya.

Gubri berharap kepada seluruh pimpinan ponpes di Riau agar terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi dan digitalisasi. Sehingga para santri bisa tidak hanya pandai dibidang ilmu agama, namun juga mahir dibidang teknologi. 

"Harus ada inovasi, jadi santri tidak hanya belajar kitab saja, tapi harus mengikuti perkembangan teknologi digitalisasi dan perkembangan ekonomi serta pendidikan wawasan kebangsaan.‎ Ini tantangan sekaligus peluang bagi para pimpinan ponpes, bagaimana menciptakan santri yang siap diterjunkan ke tengah masyarakat,"‎ katanya.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *